Jual Pacek Ayam Super Bangkok, Magon, Birma, Khoythai, Pakhoy, Pama, Pamagon, Mathai dll

Jual ayam pacek atau pejantan untuk ternak jenis bangkok, magon, birma, khoythai, pakhoy, pama, pamagon, mathai / birkok, khoyngon dll sekarang sudah ada di setiap wilayah yang ada di Indonesia, harganyapun bervariasi sesuai dengan kualitas yang dimiliki ayam tersebut.

Harga jual ayam pacek atau pejantan untuk ternak dibandrol cukup tinggi sehingga akan memberikan keuntungan yang berlimpah kepada siapapun yang dengan tekun menjalani bisnis ini, bahkan ada beberapa orang yang rela meninggalkna pekerjaan kantoran untuk secara serius menjalani usaha ini.

Harga ayam pejantan hari ini terus meningkat, karena ayam jantan ini memiliki beberap kelebihan dibandingkan dengan ayam lainnya. Selain dapat digunakan sebagai ayam laga, ayam pejantan juga sangat cocok menjadi olahan makanan.

Jual Ayam Aduan Pacek Atau Pejantan

Sekarang ini sudah banyak Distributor ayam pejantan di seluruh wilayah yang ada di Indonesia, pastinya dengan harga yang beraneka ragam. Untuk itu anda haruslah mengetahui ayam yang memiliki kualitas baik agar tidak tertipu, adapun ciri – ciri dari ayam pejantan dengan kualitas unggul, sebagai berikut :

1. Bentuk Kepala

Bentuk kepala seperti buah pinang merupakan salah satu bentuk kepala ayam pejantan yang memiliki kualitas bagus, dengan bentuk kepala seperti buah pinang diyakini ayam pejantan ini memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan ayam lainnya.

Ayam pejantan dengan bentuk kepala seperti buah pinang biasanya merupakan ayam pejantan yang memiliki karakteristik yang gesit ketika bertarung, sehingga gen ini diharapkan untuk diturunkan kepada para keturunannya di masa depan.

2. Bentuk Mata

Ayam pejantan dengan bentuk mata yang menjorok dan dalam keadaan bersih menunjukan bahwa ayam tersebut memiliki kualitas yang bagus sebagai ayam aduan serta cocok dijadikan sebagai ayam pejantan untuk menghasilkan keturunan baru tentunya dengan kualitas yang tinggi.

Dengan memiliki bentuk mata yang menjorok sendiri memberikn keuntungan pada ayam tersebut ketika di arena pertarungan, untuk menghindari serangan dari lawan di daerah mata. Selain itu bentuk mata yang menjorok juga dapat mengindikasikan bahwa ayam tersebut memiliki gerakan dan teknik yang dapat menghindari serangan lawan dengan cepat dan tepat.

3. Bentuk Paruh

Bentuk paruh juga merupakan bagian yang harus diperhatikan oleh anda untuk melihat kualitas ayam tersebut baik atau tidak, pejantan yang bagus haruslah memiliki paruh yang kuat dengan ukuran besar kemudian sedikit melengkung. Dengan memiliki bentuk paruh tersebut, maka pejantan ini diharapkan akan menurunkannya kepada keturunannya nanti. Dengan begitu ayam tersebut dapat dengan mudah menyerang lawan di arena pertarungan dengan mudah.

4. Bentuk Badan

Dengan berbagai kelebihannya maka tidak salah jika harga jual ayam pacek atau pejantan untuk ternak melambung tinggi, sekarang ini harga jual ayam pejantan Jakarta dengan di daerah lainnya tidak memiliki selisih harga yang cukup besar.

Bentuk badan ayam pejantan dengan kualitas terbaik ialah yang memiliki badan yang panjang dan tegap, bentuk badan seperti ini dianggap lebih berkualitas. serta dengan bentuk badan yang besar lawan akan merasa ketakutan untuk menghadapinya.

5. Bentuk Jari Kaki

Bentuk jari kaki juga merupakan hal yang penting untuk di perhatikan karena akan dapat berpengaruh ke performanya ketika di arena pertandingan, bentuk jari kaki yang panjang lebih di utamakan karena dianggap akan memiliki cengkraman yang lebih kuat.

Keuntungan lainnya adalah dapat berdiri dengan kokoh walaupun lawan menyerang dengan kekuatan yang penuh, karena jari kaki yang panjang tersebut akan membuat ayam tersebut berdiri lebih seimbang.

Cara Merawat Ayam Aduan Pacek

Bisnis ayam pejantan untuk ternak sendiri merupakan bisnis yang dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan, jika anda dapat menjalankannya dengan baik. Adapun berbagai tips dan trik dalam membudidayakan ayam pejantan, yaitu :

1. Pemberian Gizi

pemberian pakan ayam pejantan haruslah diperhatikan, usahakan pemberian pakan secara berkala dan pakan yang diberikan memiliki kandungan nutrisi serta gizi yang baik untuk tubuh ayam pejantan.
Hindarilah pemberian pakan yang dilakukan dengan jumlah yang berlebihan karena akan memberikan efek yang kurang baik terhadap perkembangan ayam pejantan tersebut, tetaplah jaga bobot tubuhnya dalam keadaan yang ideal.

2. Kebersihan Kandang

Keadaan kandang juga akan menentukan berhasil atau tidaknya ayam pejantan tersebut menghasilkan keturunan dengan kualitas super, usahakan kandang selalu alam keadaan yang bersih dan sinar matahari dapat masuk.
Sinar matahari akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ayam, dari segi penerangan di malam hari juga harus diperhatikan dengan baik.dalam satu kandang jumlah ayam jangan terlalu banyak ataupun sedikit.

3. Melakukan Vaksinasi

Melakukan budidaya ayam ini gampang – gampang susah, dan tips selanjutnya yang harus anda lakukan jika memulai bisnis ini adah melakukan vaksinasi secara rutin. Vaksinasi akan sangat berguna bagia perkembangan ayam anda. Vaksinasi yang diberikan kepada ayam tidak boleh sembarangan harus sesuai dengan kebutuhan ayam tersebut.
Beberapa tips budidaya ayam pejantan tersebut dapat anda praktekan dengan mudah, jual ayam pacek atau pejantan untuk ternak merupakan salah satu usaha yang dapat memberikan keuntungan berlimpah.

Jual Ayam Pacek Atau Pejantan Untuk Ternak Jenis Bangkok Klasik Menang 20 Kali

Kami juga menerima pesanan khusus untuk pacek / pejantan dari jenis lain seperti pacek bangkok, magon, birma, khoythai, pakhoy, pama, pamagon, mathai / birkok, khoyngon dll silahkan hubungi nomor w.a : 0811-277-1819

Untuk lebih lengkapnya silahkan hubungi kami melalui WhatsApp:


Yudi, Marketing KOMPAK – Purwokerto, Jawa Tengah.
(Disarankan kontak lewat W.A) : 0811-277-1819
PALP

Untuk luar kota siap bantu kirim sampai terminal, stasiun, travel, atau bandara kota tujuan.

KOMPAK – Komunitas Pedagang Ayam Ngapak.
Alamat : Jl. Sekolah Teknik Gg III, No. 18, Sitapen, Kec. Purwokerto Timur, Kota Purwokerto, Kab. Banyumas, Jawa Tengah.